Don't Miss

Honor Operator Sekolah Pada Tahun 2016

By on Januari 5, 2016
Honor operator sekolah pada tahun 2016 yang tertuang pada Draft juknis BOS merupakan kabar baru untuk operator sekolah. Sepadan dengan tugas pokok operator yang bisa Anda lihat Disini. Operator sekolah berkesempatan mendapatkan “lebih” dari buah kerja kerasnya.

Honor Operator Sekolah Pada Tahun 2016
Pada draft BOS 2016, honor operator sekolah dasar maupun menengah memiliki persamaan. Pada draft BOS 2016 tersebut bisa kita ketahui, dikutip dari laman Kabar Guru sebagai berikut :

Honor operator Dapodikdasmen.  Kebijakan pembayaran honor untuk petugas pendataan di sekolah adalah sebagai berikut: Kegiatan pendataan Dapodikdasmen diusahakan untuk dikerjakan oleh tenaga administrasi yang ada di sekolah, sehingga sekolah tidak perlu menganggarkan biaya tambahan untuk pembayaran honor bulanan.

Apabila tidak ada tenaga administrasi yang berkompeten, sekolah dapat menugaskan tenaga operator lepas (outsourcing) yang dibayar sesuai dengan waktu pekerjaan (tidak dibayarkan honor rutin bulanan).
Standar honor operator Dapodikdasmen mengikuti standar biaya, atau ketentuan dan kewajaran yang berlaku di daerah sesuai dengan beban kerja.


Pada lampiran pertama disebutkan, bahwa pembayaran honor operator disesuaikan dengan tugas pokoknya. Yaitu pendataan Dapodikdasmen, sehingga tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk honor bulanan. Honor disini seperti tahun sebelum-sebelumnya bisa diambil dari dana BOS, sehingga honor operator akan berbeda-beda dengan operator lainnya sesuai anggaran BOS tiap sekolah.

Dan pada lampiran ke dua diatas, disebutkan, jika tidak ada tenaga ahli untuk mengurus administrasi sekolah, pihak sekolah bisa mengambil tenaga kontrak atau outsourcing. Tentunya dengan bayaran atau honor mengikuti beban kerjanya. Bisa jadi operator sekolah lain, bisa merangkap di dua sekolah jika memang benar-benar sanggup dan memperoleh ijin.

Nah, itulah kabar honor operator sekolah pada tahun 2016 yang tertuang pada Draft BOS 2016. Apakah Anda kecewa? tentu jangan, ingat tugas pokok kita sebagai pembantu untuk mencerdaskan anak didik adalah tugas mulia. Masalah penghasilan akan mengikuti jika kita ikhlas. 

Sebagai contoh sekelompok operator sekolah memiliki penghasilan yang tak kalah dari PNS. Itu karena semua mampu memanfaatkan kemampuan operator dan mengembangkan kesempatan. Dengan catatan TIDAK MELUPAKAN TUGAS POKOK OPERATOR. Anda mau? bisa lihat caranya disini atau chat saya.


About CAPTAIN IWAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *