Don't Miss

APA ITU MERIT SYSTEM? BAGAIMANA PENJELASAN LENGKAPNYA

By on Desember 10, 2015
Apa itu Merit System? sebuah pernyataan program baru dari pemerintah yang menilai kinerja berdasarkan prestasi kinerja. Secara sadar atau tidak, selama ini ASN atau Aparatur Sipil Negara di Indonesia masih bersifat dan bermental priyayi. Padahal pemerintah mengharapkan seorang ASN memiliki mental melayani dan mengayomi masyarakat.
Apa itu merit System, Merit System ASN adalah merupakan penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara berdasarkan prestasi kerja. ASN adalah pilar utama yang bertugas melayani kepentingan publik dan bersinggungan langsung dengan masyarakat, oleh karena itu sudah semestinya-lah tiap aparatur memiliki kualitas yang baik agar mampu menjalankan tugasnya secara tepat dan benar.
Apa itu Merit System?

Berikut penerapan ASN Merit System yang akan dilaksanakan :
  • Langkah awal dalam penerapan penggajian merit system, pihak manajemen  perlu memperhatikan bahwa dalam pemberian gaji tidak terlepas dari pada penilaian terhadap tugas dan tanggung jawab seluruh karyawan disemua unit kerja, sehingga penilaiannya adalah orang-orang yang mengetahui dengan benar apa yang dikerja-kan karyawan yaitu atasan langsung dan sebagai bahan pertimbangan penilai dapat melakukan konfirmasi kepada bagian lain yang terkait dengan pekerjaan dan karyawan yang dinilai.
  • Untuk mensejahterakan PNS pemerintah seyogyanya juga memperhatikan kemerataan penghasilan. Sudah sepantasnya pemerintah meningkatkan standar gaji PNS dengan standar yang layak, dengan demikian kesenjangan akan lebih dapat diminimalisir dan kesejahteraan pun dapat diperoleh.
  • Dalam perhitungan penentuan formula penggajian PNS, perlu diperhatikan juga tingkat inflasi/kemahalan antara lain dengan membuat indeks untuk dijadikan dasar bagi penyesuaian gaji dan tunjangan.
  • Penggajian untuk PNS seharusnya dibuat standar tertentu, artinya bisa saja dalam golongan yang sama tetapi memiliki gaji yang berbeda disesuaikan dengan beban kerjanya sehari-hari. Kalau ada PNS yang malas-malasan maka gajinya akan lebih kecil dari yang memiliki tanggung jawab yang besar, walaupun golongannya rendah. Dengan demikian produktifitas PNS akan lebih baik terhadap pelayanan terhadap masyarakat. Di Indonesia saat ini gaji tidak didasarkan atas kinerja tetapi tanggung jawab, sedangkan tanggung jawab tidak selalu terkait dengan kinerja. Disamping itu setiap instansi diberikan kewenangan penuh untuk memberikan reward dan punishment terhadap pegawai di bawahnya sesuai ketentuan yang berlaku. Reward dan punishment tersebut tidak hanya berlaku untuk bawahan saja melainkan juga untuk pimpinan.
  • Reward yang diberikan kepada PNS yang memiliki prestasi kerja seharusnya dilakukan dengan transparan sehingga memiliki sikap kompetisi antar departemen dalam memberikan pelayanan, mendorong tegaknya hukum dan bersedia memberikan pertanggungjawaban terhadap publik.
  • Diperlukan pengawasan yang ketat dalam menerapkan merit system dimana pemerintah perlu membentuk tim merit system sehingga dapat berjalan secara efektif. Penerapan merit system juga akan efektif bila terdapat komitmen penuh dari segenap pihak, yaitu pimpinan dan pegawai (PNS) institusi/organisasi.


Beberapa hal-hal lain yang perlu juga diperhatikan dalam mencapai keefektifan penerapan merit system, di antaranya adalah :
  1. Menetapkan pagu atau target prestasi kerja;
  2. Mengembangkan sistem penilaian karya pegawai yang berfokus pada kekhasan jabatan,berorientasi pada hasil kerja serta penilaian oleh lebih dari satu penilaian atau multi raters
  3. Memberikan pelatihan penilaian prestasi kerja kepada para pimpinan unit kerja serta pegawai umumnya terampil menilai prestasi kerja pegawai sertamenguasai seni penyampaian umpan balik tentang kondisi nyata prestasi kerja yang berhasil dicapai sehingga pada masa mendatang memungkinkan untuk dicapainya prestasi kerja pegawai yang lebih baik
  4. Membakukan pemberian penghargaan berdasarkan prestasi kerja yang berhasil dicapai oleh setiap pegawai 
  5. Menggunakan skala kenaikan penghasilan yang besar dan bernilai signifikan
Penerapan Merit System akan dilakukan dan ditunjukkan bagi ASN antara lain ?

  1. Pelayanan yang bertele-tele dan cenderung birokratis
  2. Biaya yang tinggi (high cost economy dan adanya pungutan-pungutan tambahan)
  3. Perilaku aparat yang lebih bersikap sebagai pejabat ketimbang abdi masyarakat
  4. Pelayanan yang diskriminatif (mendahulukan kepentingan pribadi, golongan atau kelompok, termasuk kepentingan atasannya ketimbang kepentingan publik)
  5. Adanya perilaku malas dalam mengambil inisiatif di luar peraturan
  6. Masih kuatnya kecenderungan untuk menunggu petunjuk atasan
  7. Sikap acuh terhadap keluhan masyarakat
  8. Lamban dalam memberikan pelayanan
  9. Kurang berminat dalam men-sosialisasikan berbagai peraturan kepada masyarakat

Begitulah penjelasan Merit System yang akan dilaksanakan pemerintah.

About CAPTAIN IWAN

One Comment

  1. Pesona Mukomuko

    Januari 22, 2016 at 5:59 am

    ok

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *